Fisioterapi
Apa itu Terapi Laser?
Terapi Laser, atau "fotobiomodulasi", adalah penggunaan panjang gelombang cahaya tertentu (merah dan inframerah dekat) untuk menciptakan efek terapeutik. Efek ini meliputi peningkatan waktu penyembuhan, pengurangan nyeri, peningkatan sirkulasi, dan penurunan pembengkakan. Terapi Laser telah banyak digunakan di Eropa oleh fisioterapis, perawat, dan dokter sejak tahun 1970-an. Jaringan yang rusak dan kekurangan oksigen akibat pembengkakan, trauma, atau peradangan telah terbukti memberikan respons positif terhadap iradiasi terapi laser. Foton yang menembus jauh ke dalam mengaktifkan serangkaian peristiwa biokimia yang mengarah pada regenerasi sel yang cepat, normalisasi, dan penyembuhan.
Penggunaan laser Kelas IV meliputi hal-hal berikut:
◆ Biostimulasi/Regenerasi & Proliferasi Jaringan -
Cedera Olahraga, Sindrom Terowongan Karpal, Keseleo, Ketegangan Otot, Regenerasi Saraf...
◆Pengurangan Peradangan -
Radang Sendi, Chondromalacia, Osteoarthritis, Plantar Fasciitis, Rheumatoid Arthritis, Plantar Fasciitis, Tendonitis ...
◆Pengurangan rasa sakit, baik kronis maupun akut -
Nyeri punggung dan leher, Nyeri lutut, Nyeri bahu, Nyeri siku, Fibromyalgia,
Neuralgia Trigeminal, Nyeri Neurogenik ...
◆Antibakteri dan Antivirus -
Cedera pasca trauma, Herpes Zoster (Cacar Air)...

Mode Perawatan
Selama perawatan laser Kelas IV, alat perawatan digerakkan selama fase gelombang kontinu, dan ditekan ke jaringan selama beberapa detik selama pulsasi laser. Pasien merasakan kehangatan ringan dan relaksasi. Karena pemanasan jaringan terjadi dari luar ke dalam, laser terapi Kelas IV aman digunakan pada implan logam. Setelah perawatan, sebagian besar pasien merasakan beberapa perubahan pada kondisi mereka: baik itu pengurangan rasa sakit, peningkatan rentang gerak, atau manfaat lainnya.











